17 Kuliner di Yogyakarta Paling Terkenal

Visitseasia.travel – Kuliner di Yogyakarta, berikut akan kami ulas kuliner yang paling terkenal di Yogyakarta. Makanan-makanan ini menjadi rekomendasi wajib anda saat berkunjung ke Yogyakarta ya teman.

17 Kuliner di Yogyakarta Paling Terkenal

1. Gudeg Yu Djum

Gudeg Yu Djum

Gudegnya tidak berkuah dan rasanya dominan manis. Gudeg Yu Djum adalah yang paling legendaris di Jogja. Cabangnya banyak, tapi dapur utamanya ada di Mbarek dan buka dari jam 5 pagi. Kita bisa melihat proses memasaknya masih menggunakan kayu bakar. Selengkapnya di GUDEG YU DJUM – Gudeg paling legendaris di Jogja.

2. Bakpia Kurnia Sari

Seperti Gudeg, Bakpia identik dengan makanan khas Jogja. Bakpia Kurnia Sari sangat populer karena kulitnya yang tipis dan lembut. Bakpia ini juga tahan 10 hari di suhu ruangan, sehingga cocok untuk oleh-oleh khas Jogja. Selengkapnya kunjungi BAKPIA KURNIA SARI – Salah satu bakpia terenak di Jogja.

3. Kopi Klotok

Kopi Klotok

Masakan yang disajikan bersahaja, seperti sayur lodeh, terong, dll. Namun rasanya sangat enak dan harganya bersahabat, rata-rata di bawah Rp 10.000. Dengan nuansa pedesaan Jawa, kopi Klotok  dipadati wisatawan sejak buka pukul 7 pagi. Lihat KOPI KLOTOK – Makanan Jogja Terkenal di Jalan Kaliurang untuk lebih jelasnya. berikut ulasan menu terfavorit dari kopi klotok.

4. House of Raminten

House of Raminten

House of Raminten adalah salah satu alternatif tempat makan dan nongkrong di Yogyakarta. Angkringan semi-cafe ini menawarkan beragam menu, mulai dari menu Angkringan hingga menu yang terdengar unik dan unik. Suasana tradisional Jawa sangat terasa di kafe ini. Lihat selengkapnya di House Of Raminten.

5. Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah

Meski namanya Tengkleng Gajah, bukan berarti stand tengkleng di kawasan Bulurejo ini menggunakan daging gajah sebagai bahan utama menunya. Tengkleng Gajah tidak lebih dari tengkleng kambing muda yang disajikan dalam porsi besar seperti gajah. Rasanya yang gurih, dagingnya yang empuk, dan porsinya yang banyak membuat warung tengkleng ini ramai dikunjungi pengunjung terutama saat jam makan siang dan makan malam. Selain tengkleng, ada juga berbagai menu olahan daging kambing lainnya yang sayang untuk dilewatkan, seperti tengkleng gajah goreng, sate kambing atau nasi goreng. Tengkleng Gajah buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Lihat selengkapnya di Tengkleng Gajah.

6. Mangut Lele Mbah Marto

Mangut Lele Mbah MartoMencari lokasi warung makan Mbah Marto yang berada di tengah desa membuat saya emosi, apalagi tidak ada penunjuk arah menuju ke sana dari Jalan Parangtritis. Mau tidak mau, warga sekitar harus bertanya-tanya untuk mencari keberadaannya. Selengkapnya kunjungi MANGUT LELE MBAH MARTO – Tertangkap untuk Menikmati Olahan Mangut Lele Asap.

7. Oseng Oseng Mercon Bu Narti

Oseng Oseng Mercon Bu Narti

Nasi putih panas yang dipadukan dengan tumisan kentang goreng super beraroma meledak di mulut Anda. Kelezatan krikil yang dicampur dengan berbagai bumbu dapur membuat lidah bergetar dan menuntut agar kita tidak pernah berhenti menyuap. Selengkapnya di OSENG-OSENG MERCON BU NARTI – Pedasnya Bikin Mulut.

8. Mie Jowo Mbah Gito

Mie Jowo Mbah GitoTidak hanya makanan lezat yang ditawarkan, tetapi juga suasana tradisional Jawa yang memungkinkan pengunjung menelusuri waktu ke masa lalu. Lihat BAKMI JOWO MBAH GITO – Makan Sambil Mengingat Rumah Nenek untuk lebih jelasnya.

9. Gudeg Pawon

Gudeg Pawon

Dapur merupakan tempat yang sangat penting bagi sebuah restoran. Saking pentingnya, terkadang pengunjung tidak diperbolehkan memasak. Namun berbeda dengan Gudeg Pawon, di mana semua pengunjung sebenarnya harus masuk ke dapur. Untuk lebih jelasnya lihat GUDEG PAWON – Langsung saja ke dapur saat rasa lapar sudah reda.

10. Banyu-Mili

Puas bersenang-senang di seluncuran air dilanjutkan langsung dengan wisata kuliner. Sepiring udang bakar madu yang disajikan di atas meja terlihat sangat menggoda. Itu terasa seperti? Hmm…, ada rasa manis dan gurih yang nikmat. Lihat selengkapnya di Banyu Mili.

11. Gudeg Mercon Bu Tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah terletak di Jl. Asem Gede, dekat Pasar Kranggan, Jetis. Sementara Gudeg biasanya dikenal dengan rasanya yang manis, di stand tenda ini, Gudeg dihidangkan oleh Bu Tinah dengan rasa yang super pedas yang akan meledak di mulut. Tentu saja, cabai rawit hijau dan merah ditambahkan ke setiap piring hidangan Gudeg. Rasa pedas dari kerupuk gudeg ini menyeruak ke segala arah. Jika penjual belum selesai mengambil barangnya, pembeli sudah mengantre untuk memesan. Petasan Gudeg Bu Tinah buka pukul 21.00 WIB. Namun, sangat disarankan untuk berkunjung setengah jam sebelum booth tenda ini dibuka. Anda lebih baik menunggu sebentar daripada datang dan lari, kan? Lihat selengkapnya di Gudeg Mercon Bu Tinah.

12. Soto Kadipiro

Soto Kadipiro

Ingin merasakan cita rasa Soto yang sudah berusia hampir seabad? Coba Soto Kadipiro. Tapi jangan sampai salah pilih, karena yang original hanya ada satu. Lihat selengkapnya di SOTO KADIPIRO – resep yang telah turun temurun selama hampir 100 tahun.

13. Gudeg Mbah Lindu

Nama Mbah Lindu menjadi terkenal sebagai penjual gudeg tertua di Indonesia. Simbah yang berusia hampir seabad ini konon sudah dijual sebelum zaman penjajahan Jepang, atau lebih dari 73 tahun yang lalu. Pada tahun 2020 Mbah Lindu meninggal dunia dan kini usaha kuliner ini dilanjutkan oleh anaknya. Kios tersebut selalu dipadati wisatawan lokal maupun mancanegara. Kebanyakan dari mereka penasaran dengan rasa gudeg dari Mbah Lindu yang sudah dijual sejak zaman kolonial. Lihat selengkapnya di Gudeg Mbah Lindu.

14. Bale Raos

Bale Raos

Bale Raos adalah satu-satunya restoran yang menyajikan masakan favorit Sultan Yogyakarta. Lihat Bale Raos untuk lebih jelasnya.

15. Soto Bathok Mbah Katro

Cicipi kuliner legendaris Mbllusuk di Jogja, Saoto Bathok Mbah Katro, sop daging batok kelapa. Lihat selengkapnya di SAOTO BATHOK MBAH KATRO – Sensasi soto dalam batok kelapa.

16. Ayam Geprek Bu Rum

Ayam geprek merupakan salah satu masakan favorit banyak orang khususnya mahasiswa yang tinggal di Jogja. Hidangan ini berupa ayam krispi yang disiram cabai, tomat, bawang putih dan terasi, atau ditumbuk kasar di atas alu. Warung-warung yang menjual ayam geprek bermunculan di mana-mana akhir-akhir ini. Namun dari sekian banyak warung, Ayam Geprek Bu Rum merupakan salah satu warung yang paling banyak diminati. Sajian ayam geprek dengan lalapan dan sambal tongseng begitu nikmat menggiurkan. Tak heran jika pembeli siap mengantri saat jam makan siang untuk menikmatinya. Lihat selengkapnya di Ayam Geprek Bu Rum.

17. Gudeg Bromo Bu Tekluk

Gudeg Bromo atau lebih dikenal dengan Gudeg Bu Tekluk telah dikembangkan oleh Bu Sukijo sejak tahun 1984. Terletak di dekat Gang Bromo, Gejayan, gudeg ini menawarkan gudeg basah yang menggugah selera dengan cita rasa gurih dan pedas dari sambal krecek yang nikmat. Untuk lauk tambahan, pembeli bisa memilih ayam kampung, stik drum, dada, rempelo ati, telur, tempe, tahu bacem, dan aneka gorengan.

Sementara Gudeg lainnya menggunakan kerupuk kulit sapi sebagai bahan utama sambal kreceknya, Gudeg Bromo ini lebih memilih menggunakan kulit kerbau. Teksturnya yang kenyal dan remuk saat dimasak itulah yang membuatnya begitu menggoda. Lihat selengkapnya di Gudeg Bromo Bu Tekluk.

  18 Cafe Di Jogja Yang Lagi Hits

Demikianlah ulasan 17 kuliner di Yogyakarta yang paling terkenal, semoga bermanfaat untuk anda dalam menentukan lokasi kuliner ya teman.

error: This content is protected by DMCA